Sunday, November 29, 2015

Fungsi Hukum

Fungsi hukum adalah sebagai berikut.

Hukum sebagai pelindung

Berfungsi untuk melindungi masyarakat dai ancaman bahaya dan tindakan yang datang dari sesamanya dan kelompok masyarakat, termasuk yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan yang datang dari luar yang ditujukan terhadap fisik, kesehatan, nilai-nilai, dan hak-hak asasi manusia.

Hukum sebagai keadilan

Berfungsi sebagai penjaga, pelindung, dan memberikan keadilan bagi manusia.

Hukum sebagai pembangunan

Berfungsi sebagai acuan, penentu arah tujuan dan pelaksanaan pembangunan, serta sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala bidang.

Adapun pendapat lain mengenai fungsi hukum menurut Soerjono Sukanto, sebagai berikut.
  1. Sebagai pengendalian sosial
  2. Memperlancar proses interaksi
  3. Menata masyarakat
Share:

Unsur-Unsur Hukum

Berdasarkan beberapa pengertian hukum menurut beberapa pedapat para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa hukum mengandung 4 unsur, yaitu:
  1. Peraturan yang mengatur  tingkah laku manusia dalam masyarakat.
  2. Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib.
  3. Peraturan itu bersifat memaksa.
  4. Sanksi terhadap pelanggaran peraturan itu bersifat tegas.
Share:

Contoh Perilaku Penegakan HAM

Perilaku dalam penegakan HAM, contohnya:
  1. Bersedia menjadi saksi pada proses di pengadilan jika mengetahui pelanggaran HAM.
  2. Selalu berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
  3. Melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila melihat peristiwa pelanggaran HAM.
  4. Mencegah perbuatan yang mengarah pada pelanggaran HAM.
  5. Menghindari perbuatan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan.
Share:

Macam-Macam HAM

Di Indonesia secara garis besar disimpulkan, hak-hak asasi manusia itu dapat dibedakan menjadi sebagai berikut.
  1. Hak-hak asasi pribadi (personal rights) yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan memelk agama, dan kebebasan bergerak.
  2. Hak-hak asasi ekonomi (property rights) yang meliputi hak untuk memiliki sesuatu, hak untuk membeli dan menjual serta memanfaatkannya.
  3. Hak-hak asasi politik (political rights) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan, hak pilih (dipilih dan memilih dalam pemilu) dan hak untuk mendirikan partai politik.
  4. Hak asasi untuk mendapatkan perilakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rights of legal equality)
  5. Hak-hak asasi sosial dan kebudayaan (social and culture rights). Misalnya hak untuk memilih pendidikan dan hak untuk mengembagkan kebudayaan.
  6. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural text). Misalnya peraturan dalam penahanan, penangkapan, penggeledahan, dan peradilan.
Menurut UU No. 39 Tahun 1999, HAM dikelompokan menjadi berikut ini.
  1. Hak untuk hidup
  2. Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan
  3. Hak mengembangkan diri
  4. Hak memperoleh keadilan
  5. Hak atas kebebasan pribadi
  6. Hak rasa aman
  7. Hak atas kesejahteraan
  8. Hak turut serta dalam pemerintahan
  9. Hak wanita
  10. Hak anak
Share:

Teori Laba Pengusaha

Adam Smith dan David Ricardo

Keuntungan pengusaha adalah keuntungan yang diperoleh pengusaha karena melekatkan modalnya dalam perusahaan.

Jean Baptiste Say

Menurut Say, tugas utama pengusaha adalah memimpin dan mengamati perusahaan. Untuk tugas tersebut diterimanya upah pengusaha. Jadi menurut Say, bunga modal itu dipisahkan dan tidak diasukkan ke dalam keuntungan pengusaha. Dengan demikian, imbalan bagi para pengusaha termasuk di dalamnya premi resiko disebut upah.

Teori Nilai Lebih dari Karl Marx

Menurut Karl Marx terciptanya laba pengusaha disebabkan karena adanya pembayaran upah oleh pengusaha kepada pekerja yang dilakukan lebih rendah di bandingkan dengan prestasi yang diberikan oleh pekerja tersebut kepada perusahaan. Selisih antar tingkat upah dengan tingkat prestasi inilah yang lambat laun secara kumulatif membentuk laba pengusaha.

Teori Dinais menurut J.B Schumpeter

Seorang pengusaha harus lebih dinamis mengembangkan kegiatan usahanya dan mampu mengkombinasikan berbagai faktor produksi ke arah tingkat efesiensi yang paling baik, yang cukup besar pengaruhnya terhadap pembentukan upah dan laba perusahaan.
Share:

Langkah-Langkah Penulisan Sejarah

Sejak penulisan kisah-kisah dilakukan secara ilmiah, penulisan sejarah mempergunakan metode sejarah. Prosedur kerja sejarahwan untuk menuliskan kisah masa lampau berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh masa lampau itu, ternyata, terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut.
  1. Mencari jejak-jejak masa lampau.
  2. Meneliti jejak-jejak secara kritis.
  3. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari jejak-jejak itu berusaha membayangkan gambaran masa lampau.
  4. Menyampaikan hasil-hasil rekontruksi imajinatif masa lampau itu sehingga sesuai dengan jejak-jejaknya maupun imajinasi ilmiah.
Share:

Jenis-Jenis Sejarah

Peristiwa atau kejadian dalam sejarah dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis sejarah, antara lain sebagai berikut:

Sejarah Lokal

Sejarah lokal adalah suatu peristiwa sejarah yang mencakup satu wilayah saja dengan tidak menyebar ke daerah lainnya. Artinya, peristiwa itu hanya muncul untuk daerah yang bersangkutan saja. Misalnya, sejarah lokal tentang Bali, Madura, Yogyakarta, dan lainnya. Pada sejarah lokal akan muncul tokoh lokal yang memperjuangkan daerahnya dan tokoh tersebut bisa menjadi kebanggaan daerah tersebut.

Sejarah Nasional

Sejarah nasional adalah suatu peristiwa sejarah yang kejadiannya mencakup kawasan yang lebih luas dari sejarah lokal. Sejarah nasional merupakan sejarah suatu bangsa yang kejadiannya dapat memengaruhi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam berbagai sektor seperti politik, ekonomi, sosial budaya, dan sebagainya. Sementara itu, di negara lain yang merupakan sejarah nasional bagi negara yang bersangkutan, misalnya gerakan nasionalisme Cina di bawah pimpinan Sun Yat Sen dan nasionalisme Filipina di bawah pimpinan Jose Rizal.

Sejarah Dunia

Sejarah dunia adalah suatu peristiwa sejarah yang dapat memengaruhi perkembangan dunia internasional. Contoh peristiwa yang termasuk sejarah dunia, antara lain Perang Dunia II dan Perang Dingin.

Sejarah Geografi

Sejarah geografi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi. Pembahasan geografi menyangkut tentang geologi (ilmu tanah), flora (dunia tumbuh-tumbuhan), fauna (dunia binatang), dan manusia.

Sejarah Ekonomi

Sejarah ekonomi adalah suatu ilmu pengetahuan yang membahas tentang upaya manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Untuk itu, manusia selalu berupaya untuk menjalin hubungan dengan orang lain dalam rangka mencukupi kebutuhannya.

Sejarah Ketatanegaraan Dan Politik Pemerintahan

Sejarah ketatanegaraan membahas tentang awal perkembangan ketatanegaraan suatu bangsa bisa dimulai dari masa prasejarah, masa perkembangan atau lainnya.

Sejarah Sosial

Sejarah sosial membahas tentang perkembangan sejarah sosial yang bisa dimulai dari tingkat yang paling sederhana sampai dengan tingkat yang lebih maju.
Share: