Sunday, February 14, 2016

Shortcut Pada Komputer



Shortcut PadaKomputer
No
Shortcut
Fungsi
1
Alt + (-)
Untukmembukakontrol menu padadokumen yang sedang di buka
2
Alt + A
Untukmenampilkan Action menu
3
Alt + E
Untukmembuka Subtitle pada GOM Player
4
Alt + Enter
Untukmelihatpropertidariobjek yang dipilih
5
Alt + F
Untukmenampilkan File menu
6
Alt + F4
Untukmenutup program yang sedangaktif
7
Alt + H
Untukmenampilkan Subtitle
8
Alt + Home
Untukmenampilkan menu start
9
Alt + hurufpada keyboard
Untukmengakses menu berdasarkanhurufdepan
10
Alt + Insert
Untukmalakukan cycle melalui program-program yang terakhirdigunakan
11
Alt + O
Untukmenampilkan Favorite menu
12
Alt + Page Down
Untukberalihantara program darikanankekiri
13
Alt + Page Up
Untukberalihantara program darikirikekanan
14
Alt + Spacebar
Untukmembuka menu shortcut untukjendelaaktif
15
Alt + Tab
Untukberpindahke tab lain
16
Alt + V
Untukmenampilkan View menu
17
Alt, Spacebar, X
Untukmemaksimalkanukuranlayar Windows
18
Backspace
Untukmelihat folder satu level keataspada My Computer/Windows Explorer
19
CTRL + <
UntukmemperkecilukuranghurufpadaMS.Word
20
CTRL + =
Untukmembuat subscript
21
CTRL + >
UntukmemperbesarukuranhurufpadaMS.Word
22
CTRL + ↑
Untukmemindahkankursorkeawalparagrafsebelumnya
23
CTRL + →
Untukmemindahkankursorkeawal kata berikutnya
24
CTRL + ↓
Untukmemindahkankursorkeawalparagrafberikutnya
25
CTRL + ←
Untukmemindahkankursorkeawal kata sebelumnya
26
CTRL + A
Untukbloksemuatulisanataugambar yang terdapatdalamdokumentersebut
27
CTRL + Alt + Break
Untukberalihkomputerklienantarajendeladanlayarpenuh
28
CTRL + Alt + tanda (-)
Untukmembuatsnapsotdariaktifklien
29
CTRL + Alt + tanda (+)
Untukmembuatsnapsotdariseluruh area jendelaklien
30
CTRL + B
Untukmembuat bookmark
31
CTRL + C
Untukmengopi kata, kalimat, ataugambar
32
CTRL + D
Untukmenghapus file
33
CTRL + E
Untukmengaktifkan menu edit
34
CTRL + End
Untukberpindahkekarakter paling akhir
35
CTRL + ESC
Untukmenampilkan menu start
36
CTRL + F
Untukmengaktifkan menu file
37
CTRL + F10
Untukmemaksimalkantampilanjendela
38
CTRL + G
Untukmelakukan capture di aplikasi GOM Player
39
CTRL + H
Untukmembuka history bar pada internet explorer
40
CTRL + Home
Untukberpindahkekarakter paling awal
41
CTRL + J
Untukmeratakantulisan di bagiankanandankiripada MS. Word
42
CTRL + K
Untukmemasukan Hyperlink padaMS.Word
43
CTRL + M
Untukmenambahataumenghapus item konsol
44
CTRL + N
Untukmembuatdokumenbaru
45
CTRL + O
Untukmembuka file
46
CTRL + P
Untukmelakukanpencetakan/Print
47
CTRL + R
Untukmemperbaruihalaman web
48
CTRL + S
Untukmelakukanpenyimpanan
49
CTRL + Shift + (+)
Untukmembuatsuperscipt
50
CTRL + Shift + (↓/↑/←/→)
Untukmenyorot/blokteks
51
CTRL + Shift + ESC
Untukmembuka Task Manager
52
CTRL + Shift + F
Untukmengatur font pada Microsoft Office
53
CTRL + Shift + N
Untukmembuat folder baru
54
CTRL + Shift sambilmenyeret item
Untukmembuat shortcut
55
CTRL + T
Untukmemasukantabelpadamicrosoft office
56
CTRL + U
UntukmenggarisbawahitekspadaMS.Word
57
CTRL + V
Untukmemunculkanhasilkopian
58
CTRL + W
Untukmenutupjendelaaktif
59
CTRL + X
Untukmemotong kata, kalimat, ataugambar
60
CTRL + Z
Untukmembatalkan proses/perubahan
61
Del/Delete
Untukmenghapus file/folder
62
End
Untukmenampilkan folder paling bawahpada Windows Explorer
63
Enter
Untukmelakukanperintahopsiatautombolaktif
64
ESC
Untukmembatalkantugassekarang
65
F1
Untukmenampilkanbantuan
66
F10
Untukmengaktifkan menu bar dalam program aktif
67
F2
Untukmengubahnama/Rename
68
F3
Untukmencarisebuah file/folder
69
F4
Untukmenampilkan item dalamdaftaraktif
70
F5
Untukmelakukan refresh
71
F6
Untukmemindahkankursorkeadress bar
72
F8
Untukmenampilkandaftarputarpada GOM Player
73
Fn + F10
Untukmenghidupkankamera
74
Home
Untukmenampilkan folder paling ataspada Windows Explorer
75
Left Alt + Left Shift + NumLock
Untukmengaktifkan mouse tombols On/Off
76
Left Alt + Left Shift + Print Screen
Untukberalihke High Contrast On/Off
77
Logo Window
UntukmenampilkanatauMenyembunyikan menu start
78
Logo Window + Break
Untukmenampilkan System Properties dialog box
79
Logo Window + D
Untukmenampilkan desktop
80
Logo Window + E
Untukmembuka Window Explorer/File Explorer
81
Logo Window + F
Untukmencari file atau folder
82
Logo Window + F1
Untukmenampilkan Windows Help
83
Logo Window + L
Untukmengunci keyboard
84
Logo Window + M
Untukmeminimalkansemuatampilanjendela
85
Logo Window + R
Untukmembukakotak dialog Run
86
Logo Window + Shift +M
Untukmemulihkanjendela window yang diminimalkan
87
Logo Window + Tab
Untukmemilih tab yang sedangdibuka
88
Logo Window + U
Untukmembuka Utility Manager
89
NumLock + Tanda (-)
Untukmenutupisi folder/sub-folder pada drive/folder
90
NumLock + tanda (*)
Untukmenampilkansemua sub-folder pada Windows Explorer
91
NumLock + Tanda (+)
Untukmenampilkanisi folder/sub-folder utamapada drive/foldder
92
NumLockselama 5 detik
Untukmengaktifkan Toggle Tombols On/Off
93
Right Shift selama 8 detik
Untukberalih filter tombols On/Off
94
Shift + Delete
Untukmenghapus file/folder secarapermanentanpamasuk recycle
95
Shift + E
Untukmengatur equalizer pada GOM Player
96
Shift + F
Untukmengaturpengaturan Filter
97
Shift + F10
Untukmenampilkan the action menu shortcut untuk item yang dipilih
98
Shift + Tab
Untukbergerakmundurmelaluipilihan
99
Spacebar
Untukmemilihataumenghapuskotakcentangjikapilihan yang aktifadalah check box
100
Tab
Untukbergerakkedepanmelaluipilihan

Share:

Tipe Letusan Gunung Api



                Menurut tipe letusannya, gunung api dapat dibedakan sebagai berikut.

Tipe Hawaii

                Tipe ini mempunyai ciri, yaitu lava cair yang mengalir keluar (letusan air mancur). Contohnya gunung Mauna Loa di kepulauan Hawaii.

Tipe Stromboli

                Tipe stromboli mempunyai ciri-ciri yaitu seringnya terjadi letusan-letusan kecil yang tidak begitu kuat, namun terus-menerus, dan banyak mengeluarkan efflata. Contohnya Gunung Vesuvius di Italia, Gunung Raung di Jawa, dan Gunung Batur di Bali.

Tipe Vulkano

                Tipe vulkano mempunyai ciri-ciri, yaitu cairan magma yang kental dan dapur magma yang bervariasi dari yang dangkal sampai dalam, sehingga memiliki tekanan yang sedang sampai tinggi. Tipe ini merupakan tipe letusan gunung api pada umumnya. Contoh gunung Semeru di Jawa Timur.

Tipe Perret

                Tipe perret termasuk tipe yang sangat merusak karena ledakannya sangat dahsyat. Ciri utama tipe ini ialah letusan tiangan, gas yang sangat tinggi, dan dihiasi oleh awan yang menyerupai bunga kol pada ujungnya. Contohnya letusan Krakatau pada tahun 1883 merupakan tipe perret yang letusannya paling kuat dengan fase gas setinggi 50 km. Karena letusannya sangat hebat, menyebabkan puncak gunung menjaadi tenggelam dan merosotnya dinding kawah kemudian mebentuk sebuah kaldera.

Tipe Merapi

                Lava kental yang mengalir keluar perlahan-lahan dan membentuk sumbat kawah adalah ciri-ciri tipe merapi. Karena tekanan gas dari dalam semakin kuat, maka kawah-kawah tersebut terangkat dan bagian luarnya pecah-pecah disertai awan panas yang membahayakan penduduk.

Tipe St.Vincent

                Tipe letusan ini merupakan tipe letusan dengan lava yang kental, tekanan gas sedang dan dapur magma yang dangkal. Contohnya gunung Kelud dan St.Vincent.

Tipe Pelle

                Tipe letusan yang dicirikan dengan lava yang kental, tekanan gas yang tinggi, dan dapur magma yang dalam. Contohnya gunung Montagne Pelee di Amerika Tengah.
Share:

Gejala Pravulkanik



Gejala pravulkanik atau ciri-ciri gunung akan meletus antara lain sebagai berikut.

  1. Temperatur di area sekitar kawah mengalami peningkatan
  2. Banyak sumber-sumber air atau mata air yang mulai mengering
  3. Sering terjadi (terasa) adanya gempa
  4. Banyak binatang-binatang dari puncak gunung yang turun ke daerah kaki gunung
  5. Adanya suara gemuruh dari dalam gunung dan hujan abu
Share:

Thursday, February 4, 2016

Litosfer



Pengertian Litosfer

Litosfer merupakan lapisan kulit, berasal dari kata litos yang berarti batu dan sfeer atau sphaira yang berarti bulatan, sehingga litosfer dapat dikatakan sebagai lapisan batuan atau kulit bumi yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Inti dalam mempunyai jari-jari kurang lebih 1.300 km. Kulit bumi mempunyai ketebalan yang tidak merata antara kulit bumi bagian dataran dan bagian bawah samudra, dimana kulit bumi bagian bawah benua atau dataran lebih tebal daripada kulit bumi bagian bawah samudra.

Lapisan-Lapisan Bumi

Barisfer,yaitu lapisan inti bumi yang merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan nife (Niccolum=Nikel dan Ferum=Besi). Jari-jari ± 3.470 km dan batas luarnya ± 2.900 km di bawah permukaan bumi
Lapisan pengantara, yaitu lapisan yang terdapat di atas lapisan nife setebal 1.700 km. Massa jenisnya rata-rata 5 gr/cm3. Lapisan pengantara yang disebut asthenosfer (mantle) merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar.
Litosfer, yaitu lapisan yang terletak di atas lapisan pengantara dengan ketebalan 1.200 km. Massa jenisnya rata-rata 2,8 gr/cm3.

Bagian-Bagian Litosfer

Lapisan Sial

Lapisan sial mempunyai ketebalan rata-rata ± 35 km, merupakan lapisan kulit bumi yang terbentuk dari logam silisium dan aluminium, dengan senyawa SiO2 dan Al2O3. Selain itu, lapisan ini juga mengandung jenis-jenis batuan metamorf, batuan sedimen, granit, andesit, dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Karean sifatnya yang padat dan kaku,lapisan sial disebut juga lapisan kerak. Lapisan kerak ini terdiri atas 2 bagian, yaitu kerak samudra dan kerak benua.
Kerak Samudra, kerak yang berada di samudra ini adalah benda padat yang terbentuk dari endapan di dasar laut bagian atas, yang bagian bawahnya terdapat batuan-batuan vulkanik. Lapisan paling bawahnya tersusun dari batuan beku gabro dan peridotit.
Kerak Benua, merupakan benda padat yang terdiri atas batuan beku granit pada bagian atasnya dan batuan beku basalt pada bagian bawahnya. Kerak ini menempati sebagai benua.

Lapisan Sima

Lapisan sima adalah bahan yang bersifat elastis dengan ketebalan kurang 65 km. Lapisan ini tersusun oleh ogam-logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO. Lapisan sial mempunyai massa jenis yang lebih kecil daripada lapisan sima. Hal ini disebabkan lapisan sima mengandung besi dan magnesium, yang mengandung mineral feromagnesium dan batuan basalt.
Manfaat litosfer dalam kehidupan
Untuk kebutuhan industri seperti industri elektronika, industri rumah tangga, industri bahan bangunan, dll.
Dalam lapisan litosfer banyak terkandung berbagai mineral seperti intan, emas, perak, dll.
Terdapat unsur uranium yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan pembuatan bahan peledak.
Dalam kegiatan pertanian juga memanfaatkan unsur pada litosfer seperti pupuk buatan berupa NPK (Nitrogen,Posfor, dan Kalium).
Share: