Secara struktural sel merupakan penyusun mahluk hidup, baik mahluk hidup bersel satu maupun bersel banyak padan tumbuhan maupun pada hewan. Mahluk hidup tersusun dari sel telah dibuktikan melalui pengamatan mikroskopis oleh Schleiden dan Schwan yang kemudian dirumuskan dalam teori yang menyatakan “Sel merupakan kesatuan strukrtural kehidupan”. Beberapa teori sel yang penting lainnya adalah sebagai berikut.
ROBERT HOOKE (1665)
Robert Hooke mengamati sayatan gabus dari tanaman Querqus Suber dengan menggunakan mikroskop sederhana dan terlihat adanya ruang-ruang kosong seperti sarang lebah. Ruangan-ruangan kecil itu diberi nama sel oleh Robert Hooke. Sel berasal dari bahasa latin yaitu cell yang berarti ruangan kosong.
JEAN BABTISTE DE LAMARCK
Jean Babtiste de Lamarck menyatakan bahwa setiap badan hidup adalah kumpulan dari sel.
ANTONIE VAN LEEUWENHOEK (1632-1723)
Antonie van Leeuwenhoek melihat organisme bersel satu dengan menggunakan mikroskop sederhana.
FELIX DUJARDIN (1835)
Felix meneliti bahwa sel tersusun oleh substansi atau cairan yang disebut Protoplasma.
JOHANES PURKINYE (1787-1869)
Johanes Purkinye menyatakan istilah Protoplasma pertama kali pada cairan dalam sel.
MATHIAS SCHLEIDEN (1838)
Mathias Schleiden menyatakan bahwa tumbuhan dan hewan mempunyai persamaan, yaitu tubuhnya tersusun leh sel-sel.
THEODOR SCHWANN (1839)
Theodor melakukan pengamatan pada sel hewan. Schleiden dan Schwann menyimpulkan bahwa sel merupakan komponen dasar semua mahluk hidup (sel merupakan unit structural mahluk hidup).
RUDOLF VIRCHOW (1858)
Rudolf berpendapat bahwa setiap sel berasal dari sel sebelumnya (Omnis Cellula Cellula).
MAX SCHUTZE (1825-1847)
Max Schutze menyatakan bahwa Protoplasma adalah substansi hidup, baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan.
THOMAS H HUXLEY
Thomas menyatakan bahwa Protoplasma merupakan dasar fisik kehidupan.






0 comments:
Post a Comment