Friday, November 20, 2015

Nilai Sosial Beserta Contohnya



Ciri-ciri nilai sosial beserta contohnya


  1. Tecipta dari proses interaksi antarmanusia secara intensif dan bukan perilaku yang dibawa sejak lahir. Contoh: agar seorang anak bisa menerima nila menghargai waktu, orang tuanya mengajarkannya disiplin sejak kecil. Nilai ini bukanlah bawaan sang bayi dari lahir.
  2. Distransformasikan melalui proses belajar yang meliputi sosalisasi, akulturasi, dan difusi.Contoh: nilai menghargai persahabatan dipelajari anak dari sosialisasi dengan teman-teman di sekolah
  3. Berupa ukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial. Contoh: nilai menghargai antri menjadi ukuran tertib tidaknya seseorang, sekaligus menjadi peraturan yang wajib diikuti.
  4. Berbeda-beda tiap kelompok manusia. Contoh: di Eropa orang sangat menghargai waktu, serta keterlambatan sulit ditoleransi. Sebaliknya, di Indonesia, keterlambatan dalam waktu tertentu masih dapat dimaklumi.
  5. Masing-masing nilai mempunyai efek yang berbeda-beda bagi tindakan manusia. Contoh: nilai mengutamakan uang di atas segalanya membuat orang berusaha mencari uang sebanyak-banyaknya. Namun nilai kebahagiaan lebih penting membuat orang lebih mengutamakan hubungan baik dengan sesama.
 
Share:

Thursday, November 12, 2015

Ciri-Ciri Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Ciri-Ciri Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

  1. Bersifat empiris, yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif.
  2. Bersifat teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi, dan abstraksi itu merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjelaskan hubungan sebab akibat.
  3. Bersifat kumulatif, yaitu teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas, dan diperhalus.
  4. Bersifat nonetis, yaitu tidak mempersoalkan baik buruk suatu fakta tertentu, tetapi untuk menjelaskan fakta tersebut.
Share:

Tuesday, November 10, 2015

Contoh Resensi Novel 20 & 30 an



Resensi Novel

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Hamka

 Hamid adalah seorang pemuda yang telah ditinggal mati oleh ayahnya sejak berumur 4 tahun. Ayah Hamid mula-mula adalah seorang yang kaya raya. Oleh karena itu, ia memiliki banyak sanak saudara dan sahabat. Tetapi, setelah perniagaanya jatuh dan menjadi melarat, tidak ada lagi sanak saudara dan sahabatnya yang datang. Karena sudah tidak terpandang lagi oleh masyarakat sekitarnya. Maka pindahlah ayah Hamid beserta ibunya ke kota Padang dan membuat sebuah rumah kecil. Di tempat itulah ayah Hamid meninggal.
Ketika Hamid berumur 6 tahun, Ia meminta kepada ibunya agar dibuatkan kue-kue untuk jualan setiap pagi.
Di dekat rumah Hamid terdapat sebuah gedung besar yang berpekarangan luas. Rumah itu telah kosong karena pemiliknya adalah seorang Belanda dan telah ke negerinya. Tetapi tak lama kemudian, rumah itu dibeli oleh Haji Jakfar. Haji Jakfar adalah saudagar yang kaya raya, ia memiliki istri bernama Mak Asiah dan seorang anak perempuan yang bernama Zainab.
Suatu hari, Hamid bertemu dengan keluarga Haji Jakfar. Karena merasa kasihan melihat tetangganya yang menderita maka keluarga Haji Jakfar meminta agar Hamid dan ibunya tinggal dan bekerja di rumahnya. Hamid pun diangkat sebagai anak oleh Haji Jakfar. Hamid juga  disekolahkan ke HIS bersama Zainab, anak Haji Jakfar. Tamat Dari HIS keduanya melanjutkan ke MULO. Selama kebersamaan mereka, keduanya saling jatuh cinta. Tetapi setelah tamat dari MULO mereka harus berpisah karena menurut adat Zainab harus masuk pingitan. Sedangkan Hamid melanjutkan sekolah agama ke Padang Panjang. Di sekolah itulah Hamid mempunyai seorang teman laki-laki yang bernama Saleh.
Suatu hari, kabar mengejutkan datang. Hamid mendapat kabar bahwa ayah angkatnya, Haji Jafar meninggal dunia dan tidak lama kemudian, ibu kandungnya pun meninggal dunia. Dan sejak kematian ayah angkatnya, Hamid jarang bahkan tidak pernah menemui Zainab, hingga pada suatu petang, saat Hamid pergijalan-jalan di pesisir arau, ia bertemu dengan Mak Asiah, ibu angkatnya. Pada pertemuan itu Asiah berharap agar Hamid bisa datang kerumahnya, karena ada suatu hal penting yang ingin dibicarakannya. Pada keesokan harinya Hamid datang ke rumah Mak Asiah, dan beliau meminta tolong agar Hamid mau membujuk Zainab untuk bersedia dinikahkan dengan kemenakan Haji Jakfar.
Meskipun permintaan itu bertentangan dengan isi hatinya, dia tetap melaksanakan apa yang diminta Mak Asiah. Akan Tetapi permintaan itu ternyata ditolak oleh Zainab dengan alasan ia belum ingin menikah.Semenjak kejadian itu Hamid tidak pernah datang lagi, dia hanya mengirimkan surat kepada Zainab dan mengatakan bahwa ia akan pergi jauh mengikuti langkah kakinya berjalan. Surat Hamid itulah yang selalu mendampingi Zainab yang dalam kesepian itu.
Hamid meratau sampai ketanah suci, Mekkah. Di negeri itu ia bertemu dengan Saleh, temannya dulu. Istri Saleh ternyata adalah sahabat baik Zainab. Rosna selalu mendengarkan keluh kesah Zainab. Dari surat Rosna yang dikirim untuk suaminya, Hamid mengetahui bahwa Zainab sakit dan ia sangat mengharapkan kedatangan Hamid. Zainab sendiri mengirim surat kepada Hamid dan mengatakan bahwa hamid harus kembali, kalau tidak, mungkin akan terjadi sesuatu padanya. Dan benar saja seminggu setelah itu, Zainab menghembuskan nafas terakhirnya. Saleh yang mengetahui kabar meninggalnya Zainab dari istrinya pun tidak tega memberitahu kabar tersebut pada Hamid. Namun akhirnya atas desakan dari Hamid, Saleh memberitahukan kabar tersebut.
Setelah mendengar kabar menyedihkan itu, Hamid tetap memaksakan diri untuk berangkat ke Mina. Namun, dalam perjalanannya, dia jatuh lunglai, sehingga Saleh mengupah orang Badui untuk memapah Hamid. Setelah acara di Mina, mereka kemudian menuju Masjidil Haram. Setelah mengelilingi Ka'bah, Hamid minta diberhentikan di Kiswah. Dan kemudian Hamid pun meninggalkan dunia di hadapan Kabah, menyusul sang kekasih.

Unsur Intrinsik Novel Di Bawah Lindungan Ka'bah



Tema         : Cinta yang tak sampai
Latar
1.      Latar tempat
a.      Kota Padang (ayah Hamid beserta ibunya pindah ke kota Padang)
b.      Sebuah rumah kecil (tempat ayah Hamid meninggal dunia)
c.       Sebuah gedung besar (rumah Haji Jakfar, tempat ibu Hamid bekerja)
d.      HIS (tempat Hamid dan Zainab bersekolah)
e.      MULO (tempat Hamid dan Zainab bersekolah setelah tamat HIS)
f.        Padang Panjang (tempat Hamid bersekolah setelah tamat MULO)
g.      Pesisir arau (ketika Hamid sedang berjalan-jalan dan bertemu dengan ibu angkatnya)
h.      Tanah Suci, Mekkah (Hamid merantau sampai ke tanah suci, Mekkah)
i.        Mina (Hamid memaksakan diri berangkat ke Mina)
j.        Masjidil Haram (ketika Hamid mengelilingi Ka’bah dan tempat Hamid meninggal dunia)
k.      Kiswah (ketika Hamid mengelilingi Ka’bah dan minta berhenti)
2.      Latar waktu
a.      Setiap pagi (Hamid berjualan kue setiap pagi)
b.      Suatu petang (ketika Hamid berjalan-jalan di pesisir arau)
c.       Suatu hari (ketika Hamid bertemu dengan Haji Jakfar dan ketika Hamid mendengar kabar bahwa ayah angkatnya meninggal dunia)
d.      Keesokan harinya (Hamid datang ke rumah Mak Asiah)
3.      Latar suasana
a.      Berduka  (ketika ayah Hamid dan Zainab meninggal dunia)
b.      Senang/bahagia (Haji Jakfar mengangkat Hamid sebagai anak angkat dan menyekolahkannya)
c.       Sedih (permintaan Mak Asiah tidak sesuai dengan isi hatinya)
4.      Latar sosial
Penghasilan rendah (Hamid harus bekerja mencari uang sendiri untuk menyambung hidup dirinya dan ibunya)
Penokohan
a.      Hamid                   : baik hati, rajin membantu ibunya (Hamid minta agar dibuatkan kue-kue untuk berjualan)
b.      Ibu Hamid            : baik hati, bekerja keras, dan penuh kasih sayang (ibu Hamid merawat Hamid sejak kecil tanpa suami)
c.       Haji Jakfar            : baik hati dan dermawan (mengangkat Hamid sebagai anak angkatnya dan menyekolahkannya)
d.      Mak Asiah            : baik hati dan dermawan (mengangkat Hamid sebagai anak angkatnya dan menyekolahkannya)
e.      Zainab                   : baik hati, tidak membedakan teman (Zainab mau berteman dengan Hamid meskipun Hamid adalah anak orang miskin)
f.        Saleh                     : baik hati dan peduli terhadap perasaan orang lain (Saleh     mengetahui bahwa Zainab meninggal dunia tetapi Saleh tidak memberitahukannya kepada Hamid)
g.      Rosnah                 : baik hati dan perhatian (selalu mendengarkan keluh kesah Zainab)

Alur/Plot : Alur maju
Sudut pandang : pengarang sebagai orang ketiga
Amanat : Dalam menghadapi suatu masalah kita harus lebih bijak dalam bertindak dan  memahami perasaan orang lain, serta bersabar dan dapat menerima kenyataan walau menyakitkan.
Nilai Kehidupan
1.      Nilai moral
a.      Dermawan (Haji Jakfar mau menyekolahkan Hamid)
2.      Nilai etika
a.      Nilai Sopan (Hamid adalah seorang anak yang sopan)
3.      Nilai budaya
a.      Adat daerah setempat (menurut adat Zainab harus masuk pingitan)


Share:

Cara Menghindari Serangan Virus



Cara menghindari serangan virus pada PC:

  1. Memberikan proteksi computer dengan anti virus. Langkah ini adalah langka awal dalam memberikan perlindungan computer terhadap serangan virus. Kita dapat menggunakan antivirus yang banyak beredar di pasaran seperti Norton Antivirus, McAffee, Smadav, dan Kapersky.
  2. Melakukan update antivirus dan database-nya. Setelah menginstalisasi komputer dengan antivirus, hal yang tidak boleh terlupakan adalah untuk selalu melakukan update antivirus tersebut. Hal ini diperlukan karena perkembangan virus dan antivirus saling mengejar. Jika tidak melakukan update, virus-virus baru tidak akan dapat terdeteksi oleh antivirus.  Lakukan update paling tidak seminggu sekali.
  3. Berhati-hati terhadap file kiriman atau file hasil download. Virus dapat melalui file. Untuk itu, behati-hatilah terhadap file baru yang didapatkan dari hasil download atau kiriman melalui e-mail maupun file yang baru disalin dari media penyimpanan lain.
  4. Mengetahui kondisi dan kinerja komputer. Kinerja komputer biasanya hanya dapat diketahui oleh pemiliknya. Kita harus dapat mendeteksi keganjilan-keganjilan yang terjadi terhadap komputer sendiri. Misalnya, kinerja komputer menjadi lambat, sering terjadi hang, melakukan restart sendiri, dll. Waspadalah, mungkin gejala-gejala tersebut diakibatkan oleh virus.
  5. Melakukan backup data secara rutin.Data-data yang memang sangat penting sebaiknya backup secara rutin. Kita pasti tidak menginginkan file kita hilang atu rusak akibat serangan virus. Lakuka backup terhadap file penting ke dalam CD, Flash Disk, atau Harddisk eksternal.

Share:

Saturday, November 7, 2015

Penyerbukan

Penyerbukan

Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan berbagai macam penyerbukan.

Berdasarkan faktor pengaruh jatuhnya, penyerbukan dibagi menjadi 4, yaitu:

  1. Penyerbukan dengan bantuan hewan atau zoidiogami, terjadi pada bunga mawar, melati dan durian. Hewan yang biasa membantu penyerbukan yaitu serangga, siput, burung dan kelelawar. Ciri-ciri bunganya adalah:
    • Warna mahkota bunga mencolok dan besar
    • Bunga berbau khas
    • Bunga memiliki kelenjar madu
    • Serbuk sari bunga lengket
    • Kepala putik agak tersembunyi
  2. Penyerbukan dengan bantuan air atau hidrogami, terjadi pada tanaman air seperti hydrilla.
  3. Penyerbukan dengan bantuan angin atau anemogami, terjadi pada padi, jagung, gandum, dan rerumputan. Ciri-ciri tanamannya adalah:
    • Mahkota bunga berukuran kecil dan tidak berwarna.
    • Serbuk sari kering, ringan, dan banyak.
    • Tidak berbau dan tidak berkelenjar madu.
    • Kepala putik terjulur keluar.
  4. Penyerbukan dengan bantuan manusia atau antropogami, terjadi pada tanaman vanili.

Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibagi menjadi 4 juga, yaitu:

  1. Penyerbukan sendiri atau autogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga itu sendiri.
  2. Penyerbukan tetangga atau serumah atau geitonogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain, tetapi masih di 1 pohon.
  3. Penyerbukan silang atau alogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga yang berbeda pohon, tetapi masih 1 jenis tumbuhan.
  4. Penyerbukan bastar, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain yang berbeda jenis tanamannya, dan hanya dapat dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya. Misalnya serbuk sari cabai jatuh pada putik tomat atausebaliknya.

Share:

Listrik Statis

Listrik Statis (Elektrostatika)

Muatan Listrik

Muatan listrik positif
Muatan listrk negatif
  Muatan listrik berasal dari atom benda
Inti atom (nukleon) terdiri atas:
  1. Proton
  2. Neutron
    Massa proton  = 1,62 x 10-27
    Masa elektron = 9,11 x 10-31
    Proton/elektron = 1/10.000

Menggosok merupakan fenomena elektrostatik karena dapat menyebabkan benda menjadi bermuatan. Muatan yang berpindah adalah elektron karena massa elektron lebih ringan daripada proton.
Benda yang kelebihan elektron disebut benda negatif.
Benda yang kekurangan elektron disebut benda positif.
Gaya Antar Muatan
Lambang = q
Satuan     = c
Muatan listrik positif mengalami gaya tarik menarik dengan muatan negatif. Sedangkan muatan listrik yang sama akan terjadi gaya tolak menolak. Gaya tersebut dinamakan gaya Coulomb (gaya listrik).
Hukum Cloumb : gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara muatan-      
                               muatan listrik adalah sebanding terbalik dengan kuadrat jarak 
                               antar muatan.
Rumus : F= k  q1.q2
             r2
k : ketetapan colulomb (9x109NM2/C2 atau 9x109NMC-2)
q1 : muatan listrik pertama (c)
q2 : muatan listrik kedua (c)
r : jarak antar muatan

Medan Listrik

Medan listrik adalah daerah di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik.
Garis Medan Listrik
Pada muatan positif garis medan listrik arahnya keluar dari muatan positif. Sedangkan pada muatan negatif garis medan listrik arahnya menuju muatan negatif.
Share:

Contoh Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerpen

Contoh Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerpen

Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Suatu pagi yang cerah, seorang anak bernama Andrew memasuki sekolahnya, SMAN 22 Bandar Lampung. Andrew adalah seorang anak biasa yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang musisi yang terkenal. Tetapi tak seorang pun yang mempercayai mimpinya itu. Dia berjalan denga sangat santai menuju kelasnya, XI IPS 1. Namun, langkahnya mendadak terhenti saat dia melihat pengumuman, di mana ada pengumuman bahwa ada lomba band antar kelas XI SMAN 22 pada hari Sabtu, dan seluruh siswa-siswi kelas XI wajib untuk mengikuti lomba dengan membentuk band yang beranggotakan 5 orang, dan wajib mengumpulkan data tentang band mereka paling lambat hari Jum’at. Setelah membaca pengumuman itu, segera saja Andrew berkeliling mencari anggota band. Namun sayang, anak-anak yang diajak Andrew, rata-rata suda punya band sendiri. Teman-teman sekelas Andrew membentuk band tanpa mengajak Andrew.
“Lo mau gabung dengan kami? Sadar deh, kemampuan lo itu belum memenuhi syarat.” Ejek salah seorang temannya. Tapi Gue rasa Gue punya kemampua itu!” jawab Andre.
Mendengar perkataan itu, semua teman-temannya menrtawa dirinya. Meskipun begitu, dia ak berputus asa. Andrew tetap mencari anggota untuk mengikuti kompetisi itu. Dia terus mencari hingga bel masuk berbunyi dan dia belum mendapat anggota.
Tak terasa waktu berlalu, bel istirahat berbunyi. Andrew duduk di bangku taman dan termenung. Michael, anak XI IPS 2 yang melihat Andrew sedang termenung, berniat mengusili Andrew. Jadilah Michael diam-diam berjalan ke arah belakang bangku dan tiba-tiba....
“Dooooorrrrrr!!!” teriak Michael.
“Sialan ngagetin Gue aja lo!!!” gerutu Andrew.
“Ya, sorry, Gue cuman bercanda,Bro! Tapi lo kenapa?kok kayaknya lo gak semangat?” tanya Michael.
“Gue bingung karena gue belum dapat anggota lomba Sabtu besok. Sementara limitnyakan hari Jum’at, empat hari lagi. Eh, lo udah ada band belum?” Andrew bertanya pada Michael.
“Kebetulan Bro!! Gue juga belum punya!! Gimana kalau kita bentuk band? Gue kan jago gitar, lo jago nyanyi, cocok!!! Lo jadi vokalis, gue jadi gitaris, gimana? Setuju gak?” tanya Michael.
“OK, setuju!!!” seru Andrew.
“sip, berati tinggal cari tiga anggota lagi. Ayo, kita cari!!” ajak Michael penuh semangat.
Michael dan Andrew mencari anggota dengan berkeliling sekolah. Namun, sayangnya, mencari anggota band tidak semudah yang dikira Michael dan Andrew. Karena mereka sama sekali tidak menemukan anggota band sampai bel pulang berbunyi. Michael dan Andrew pulang dengan tangan kosong.
Dua hari berlalu, Michael dan Andrew masih belum menemukan anggota band. Mereka jadi pusing dan hampir putus asa. Namun, mereka tidak mau menyerah begitu saja. Setelah berjuang begitu keras, perlahan mereka menemkan anggota. Dimulai dari Thomas, siswa kelas XI IPS 3 yang bergabung menjadi bassist. Lalu disusul dengan bergabungnya George, siswa kelas XI IPA 1, sebagai keyboardist. Lalu Richard, anak kelas XI IPA 2, juga bergabung sebagai drummer.
Akhirnya band mereka pun lengkap. Lalu mereka berlima mendiskusikan nama untuk band mereka. Sempat terjadi perdebatan, sampai tiba-tiba Andrew mwngusulkan nama Poject Revolution Band, yang bermakna bahwa band itu adalah proyek mereka untuk merevolusi dunia musik. Michael, Thomas, George, dan Richard menyutujui usul Andrew. Jadilah,  band Project Revolution mendaftar dan akhirnya Project Revolution pun mengikuti lomba. Project Revolution tampil dengan sempurna. Hingga pada akhirnya band mereka pun berhasil menjuarai lomba tersebut. Andrew merasa senang bahwa dia bisa membuktikan kepada teman-temannya akan kemampuan bermusiknya. Sehingga teman-temannya tidak meremehkan kemampuan yang dimilikinya.
Setelah lomba berakhir, kelima anggota Project Revolution Band berjanji kompak sampai kapanpun. Sesuai janji mereka, kelima anggota band tersebut pun kompak menjaga persajhabatan di antara mereka.

Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Tema : Perjuangan menggapai mimpi
Alur/Plot : Maju
Tahapan Alur :

Pengenalan/Ekposisi

Suatu pagi yang cerah, seorang anak bernama Andrew memasuki sekolahnya, SMAN 22 Bandar Lampung. Andrew adalah seorang anak biasa yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang musisi yang terkenal. Tetapi tak seorang pun yang mempercayai mimpinya itu.

Pertentangan/Konflik

Namun, langkahnya mendadak terhenti saat dia melihat pengumuman, di mana ada pengumuman bahwa ada lomba band antar kelas XI SMAN 22 pada hari Sabtu, dan seluruh siswa-siswi kelas XI wajib untuk mengikuti lomba dengan membentuk band yang beranggotakan 5 orang, dan wajib mengumpulkan data tentang band mereka paling lambat hari Jum’at.

Penanjakan

Dua hari berlalu, Michael dan Andrew masih belum menemukan anggota band. Mereka jadi pusing dan hampir putus asa. Namun, mereka tidak mau menyerah begitu saja. Setelah berjuang begitu keras, perlahan mereka menemkan anggota. Dimulai dari Thomas, siswa kelas XI IPS 3 yang bergabung menjadi bassist. Lalu disusul dengan bergabungnya George, siswa kelas XI IPA 1, sebagai keyboardist. Lalu Richard, anak kelas XI IPA 2, juga bergabung sebagai drummer.
Akhirnya band mereka pun lengkap. Lalu mereka berlima mendiskusikan nama untuk band mereka. Sempat terjadi perdebatan, sampai tiba-tiba Andrew mwngusulkan nama Poject Revolution Band, yang bermakna bahwa band itu adalah proyek mereka untuk merevolusi dunia musik. Michael, Thomas, George, dan Richard menyutujui usul Andrew.

Puncak Ketegangan/Klimaks 

Jadilah,  band Project Revolution mendaftar dan akhirnya Project Revolution pun mengikuti lomba. Project Revolution tampil dengan sempurna. Hingga pada akhirnya band mereka pun berhasil menjuarai lomba tersebut.

Anti Klimaks/Ketegangan mereda

Andrew merasa senang bahwa dia bisa membuktikan kepada teman-temannya akan kemampuan bermusiknya. Sehingga teman-temannya tidak meremehkan kemampuan yang dimilikinya.

Penyelesaian

Setelah lomba berakhir, kelima anggota Project Revolution Band berjanji kompak sampai kapanpun. Sesuai janji mereka, kelima anggota band tersebut pun kompak menjaga persajhabatan di antara mereka

Perwatakan/Penokohan :
  • Andrew : ambisius, tidak mudah putus asa
  • Michael : baik, usil
  • Teman sekelas : meremehkan kemampuan orang lain
Latar/Setting :
Latar tempat :Sekolah (Andrew memasuki sekolahnya, SMAN 22  Bandar Lampung.)
                     Taman (Andrew duduk di bangku taman dan termenung.)
Latar waktu :Pagi yang cerah (Suatu pagi yang cerah)
                    Hari Sabtu (lomba band antar kelas XI SMAN 22 pada hari Sabtu)
                    Hari Jum’at (paling lambat hari Jum’at)
Suasana :Senang (Hingga pada akhirnya band mereka pun berhasil menjuarai lomba tersebut.)
              Sudut Pandang/Point of View : pengarang sebagai orang ke-3
              Amanat : Jangan menyerah dalam mengejar mimpi

   
Share: